Lovable Gandeng Google Cloud, Kontrak Multi-Tahun Bakal Naikkan Penggunaan AI 5 Kali Lipat
Lovable Gandeng Google Cloud, Kontrak Multi-Tahun Bakal Naikkan Penggunaan AI 5 Kali Lipat
CLB.my.id - Startup vibe-coding asal Stockholm ini resmi memperdalam kerja sama dengan Google Cloud, membuka akses lebih luas ke model Claude dan Gemini.
CLB.my.id - Lovable, startup vibe-coding yang berbasis di Stockholm, resmi menandatangani kontrak kerja sama multi-tahun dengan Google Cloud. Kesepakatan ini mencakup peningkatan jejak infrastruktur Lovable di Google Cloud hingga lima kali lipat, termasuk penggunaan AI.
Pengumuman ini disampaikan pada acara Google Cloud Summit Nordics 2026. Meskipun kedua perusahaan tidak mengungkapkan nilai finansialnya, sumber yang mengetahui kesepakatan ini menyebutkan bahwa Lovable akan mendapatkan akses yang lebih luas ke model Claude dari Anthropic dan Gemini dari Google.
Skala Pertumbuhan yang Luar Biasa
Angka-angka di balik kesepakatan ini cukup mencengangkan. Lovable mengklaim telah melampaui 400 juta dolar AS dalam pendapatan tahunan pada Februari 2026, setelah menambahkan 100 juta dolar hanya dalam satu bulan dengan 146 karyawan saja. Perusahaan ini juga mengklaim lebih dari setengah perusahaan Fortune 500 menggunakan produk mereka dalam kapasitas tertentu.
Sejak diluncurkan, pengguna Lovable telah membuat lebih dari 25 juta proyek, dengan lebih dari satu juta proyek baru diproses setiap minggunya. Aplikasi yang dibangun melalui platform ini menarik 600 juta kunjungan per bulan.
Pendanaan terakhir Lovable adalah putaran Seri B senilai 330 juta dolar pada Desember 2025, yang dipimpin oleh CapitalG dan Menlo Ventures dengan valuasi 6,6 miliar dolar. Total pendanaan yang telah dikumpulkan mencapai 653 juta dolar.
Tiga Pilar Kerja Sama
Kolaborasi ini berpusat pada tiga pilar utama. Pertama, Lovable meluncurkan agen mereka di Gemini Enterprise Agent Gallery milik Google Cloud. Ini memberikan pelanggan enterprise akses ke jaringan agen pihak ketiga yang terverifikasi, dibangun di atas infrastruktur aman Google.
Kedua, Lovable akan mengintegrasikan Wiz, perusahaan keamanan cloud yang diakuisisi Google seharga 32 miliar dolar. Integrasi ini dirancang untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kerentanan secara real-time dalam kode yang dihasilkan oleh AI. Selain itu, Lovable juga memperkenalkan pemindaian keamanan kode berkelanjutan, pemeriksaan dependensi, kerangka kerja izin yang kuat, dan jejak audit yang jelas.
Ketiga, Lovable dan agennya kini tersedia untuk pengadaan dan penagihan langsung melalui Google Cloud Marketplace dan Gemini Enterprise. Ini menyederhanakan proses procurement bagi pelanggan enterprise.
Mengapa Ini Penting
Bagi Google, kesepakatan ini adalah bagian dari strategi yang lebih besar. Perusahaan berencana menghabiskan antara 75 hingga 85 miliar dolar untuk belanja modal pada 2026, sebagian besar untuk infrastruktur AI. Menarik pelanggan seperti Lovable membantu menutup biaya investasi tersebut.
Yang menarik adalah komponen Claude dalam kesepakatan ini. Google telah menginvestasikan 10 miliar dolar ke Anthropic pada April 2025, dengan janji tambahan 30 miliar dolar jika Anthropic mencapai target kinerja tertentu. Mengarahkan lebih banyak beban kerja coding Lovable melalui Claude secara efektif mendorong Anthropic lebih dekat ke milestone yang dibayar Google.
Bagi pengembang dan startup di Indonesia, tren ini menarik untuk diamati. Platform vibe-coding seperti Lovable memungkinkan siapa pun membuat aplikasi full-stack hanya dengan mengobrol dengan AI. Dengan infrastruktur Google Cloud yang lebih kuat di baliknya, kualitas dan keandalan platform ini berpotensi meningkat secara signifikan.
Namun, ada risiko konsentrasi. Peningkatan jejak Google Cloud lima kali lipat berarti ketergantungan yang lebih dalam pada satu vendor. Jika harga, ketersediaan, atau hubungan Google-Anthropic berubah, ekonomi kesepakatan ini bisa bergeser. Lovable belum mengungkapkan bagaimana mereka mengatur komitmen untuk mengelola paparan tersebut.