Google Dreambeans: Aplikasi AI yang Ubah Data Gmail dan Kalender Jadi Cerita Harian

Share
Google Dreambeans: Aplikasi AI yang Ubah Data Gmail dan Kalender Jadi Cerita Harian

CLB.my.id - Google Labs meluncurkan Dreambeans, aplikasi AI eksperimental yang mengubah data dari berbagai layanan Google menjadi cerita harian yang dipersonalisasi. Aplikasi ini dirancang sebagai alternatif dari kebiasaan doomscrolling dengan menyajikan hanya 10 hingga 14 cerita per hari yang relevan dengan kehidupan pengguna.

Dreambeans mengambil data dari Gmail, Kalender, Foto, YouTube, dan Riwayat Pencarian Google untuk menghasilkan cerita yang terkait dengan aktivitas dan minat pengguna. Misalnya, jika ada konfirmasi pengiriman makanan anjing di Gmail, Dreambeans bisa menyajikan tips pelatihan anjing. Jika ada pengingat teman berkunjung di Kalender, aplikasi bisa menyarankan restoran ramah hewan peliharaan di sekitar.

Cara Kerja dan Fitur Utama

Setiap cerita diilustrasikan dengan karya seni AI yang dipersonalisasi menggunakan Google Photos dan Nano Banana 2. Jika cerita melibatkan pengguna atau orang yang dikenal, Dreambeans bisa menggunakan fitur Face Grouping dari Google Photos untuk memasukkan wajah mereka ke dalam ilustrasi. Pengguna yang lebih suka ilustrasi umum dapat menolak fitur ini selama proses onboarding.

Proses pembuatan cerita pertama membutuhkan waktu yang cukup lama, hampir satu jam, karena aplikasi harus memproses semua data dari layanan yang terhubung. Setelah itu, cerita baru dibuat setiap malam saat pengguna tidur. “Bagian dream itu literal, karena saat kamu tidur, aplikasi bekerja memproses semua data dari aplikasi yang terhubung,” jelas Gozde Oznur, Product Manager Google Labs.

Setiap cerita dirancang untuk dibaca dalam 30 detik. Pengguna dapat menyimpan cerita favorit ke perpustakaan pribadi yang diorganisir berdasarkan kategori seperti Travel, Wellness, Pets, dan Tech. Beberapa cerita juga dilengkapi aksi langsung seperti tautan untuk membeli tiket atau reservasi.

Ketersediaan dan Privasi

Saat ini Dreambeans hanya tersedia untuk pelanggan Google AI Ultra berusia 18 tahun ke atas di Amerika Serikat, di platform Android dan iOS. Google AI Ultra sendiri merupakan langganan termahal Google dengan harga US$100 per bulan. Pengguna lain dapat bergabung dalam waitlist menggunakan akun Google pribadi.

Google menekankan bahwa hanya pengguna yang memiliki akses ke cerita yang dibuat oleh aplikasi. Pengguna dapat menghapus data kapan saja dan memilih layanan Google mana yang ingin dihubungkan. Pilihan di Dreambeans tidak mempengaruhi pengaturan Personal Intelligence di produk lain seperti Gemini atau AI Mode.

Meski konsepnya menarik, aplikasi ini memunculkan pertanyaan tentang sejauh mana pengguna bersedia memberikan konteks pribadi kepada AI untuk mendapatkan feed yang lebih relevan. Bagi pengguna di Indonesia yang sudah ekosistem Google, Dreambeans bisa menjadi alternatif menarik dari scroll media sosial tanpa batas, meskipun aksesnya masih sangat terbatas.


Read more