Siri AI Pakai Google Gemini, Apple Akhirnya Ubah Asisten Lama Jadi Chatbot Canggih
Siri AI Pakai Google Gemini, Apple Akhirnya Ubah Asisten Lama Jadi Chatbot Canggih
CLB.my.id - Apple resmi mengumumkan Siri AI di WWDC 2026, menandai perubahan terbesar asisten virtual ini sejak pertama kali diluncurkan pada 2011. Tidak lagi sekadar asisten suara, Siri kini bertransformasi menjadi chatbot AI penuh yang didukung model Google Gemini, bisa mengakses data pribadi pengguna, dan hadir di seluruh ekosistem Apple.
Dua Tahun Tertunda, Akhirnya Terwujud
Pengumuman ini datang setelah dua tahun janji yang tidak terpenuhi. Pada 2024, Apple pertama kali berjanji akan membuat Siri lebih pintar dengan AI, tetapi upgrade yang dijanjikan tidak pernah tiba. Samsung dan Microsoft sudah lebih dulu menghadirkan pengalaman AI yang lebih baik di perangkat masing-masing.
Kini, Apple akhirnya menepati janjinya. Model AI yang digunakan bukan sepenuhnya buatan Apple sendiri. Perusahaan yang berbasis di Cupertino ini menggunakan model Gemini dari Google, yang dilisensikan sekitar US$1 miliar per tahun. Kesepakatan ini sebenarnya sudah diumumkan pada Januari 2026, tetapi baru dikonfirmasi secara resmi di atas panggung WWDC.
Siri AI akan tersedia dalam versi beta pada akhir tahun ini bersamaan dengan iOS 27, iPadOS 27, dan macOS 27. Untuk menggunakan fitur ini, pengguna iPhone minimal memerlukan iPhone 15 Pro atau yang lebih baru. iPhone 11 sudah tidak didukung di iOS 27.
Bukan Lagi Asisten Suara Biasa
Perubahan paling mencolok adalah cara Siri berinteraksi dengan pengguna. Tidak lagi hanya merespons perintah suara sederhana, Siri AI kini bisa melakukan percakapan multi-turn layaknya ChatGPT atau Claude. Pengguna bisa bertanya, meminta klarifikasi, melakukan brainstorming, hingga meminta umpan balik dokumen dalam satu sesi percakapan.
Apple juga memperkenalkan aplikasi Siri tersendiri yang memungkinkan pengguna melihat riwayat percakapan dan memulai percakapan baru. Riwayat percakapan ini disinkronkan melalui iCloud sehingga bisa dilanjutkan dari perangkat berbeda.
Fitur “Write with Siri” memungkinkan pengguna dibantu menulis teks di Mail dan Messages. Yang menarik, Siri bisa menyesuaikan gaya penulisan berdasarkan kebiasaan komunikasi pengguna dengan kontak tertentu. Misalnya, jika biasanya mengirim email singkat dan langsung ke atasan, maka hasil tulisan Siri akan mengikuti pola tersebut.
Integrasi Mendalam ke Seluruh Ekosistem
Siri AI tidak hanya hadir di iPhone. Di macOS, asisten ini terintegrasi ke dalam Spotlight dan bisa diakses dari mana saja. Pengguna bisa mengajukan pertanyaan langsung dari Spotlight dan mendapat jawaban berbasis pengetahuan dunia nyata.
Di Apple Watch melalui watchOS, pengguna bisa bertanya dan mengambil tindakan langsung dari pergelangan tangan. Di Apple Vision Pro, Siri mendapat visualisasi 3D yang bisa ditempatkan di mana saja dalam ruang virtual.
Siri juga kini hidup di Dynamic Island, bukan lagi di layar penuh seperti sebelumnya. Pengguna bisa mengaksesnya dengan menggeser ke bawah dari Dynamic Island, menekan tombol samping, atau mengucapkan “Hey Siri.”
Bisa Pilih Model AI Sendiri
Salah satu pengumuman paling signifikan yang luput dari banyak liputan adalah kemampuan pengguna untuk memilih model AI mana yang menggerakkan fitur Apple Intelligence. Di iOS 27, iPadOS 27, dan macOS 27, pengguna bisa memilih antara ChatGPT, Google Gemini, atau Anthropic Claude.
Setiap model memiliki suara berbeda sehingga pengguna tahu model mana yang sedang merespons. Gemini menjadi model default. Keputusan ini merupakan kebijakan platform AI paling signifikan yang pernah dibuat Apple dalam satu dekade terakhir.
Ada Batasannya
Meski terlihat mengesankan, ada beberapa catatan penting. Beberapa fitur seperti pembuatan gambar akan memiliki batas penggunaan harian karena bergantung pada model server yang berat. Siri AI juga tidak akan tersedia di Eropa dan China pada peluncuran awal karena masalah regulasi.
Fitur yang memerlukan Apple Intelligence memerlukan iPhone 15 Pro atau lebih baru. Apple juga menegaskan bahwa data pengguna hanya digunakan untuk menjalankan permintaan langsung dan tidak bisa diakses oleh Apple maupun pihak ketiga.
Respons Pasar
Meskipun sejarah Apple di bidang AI tidak selalu mulus, saham Apple naik sekitar 15 persen sepanjang tahun ini. Penjualan iPhone juga tumbuh dua digit di hampir semua pasar pada kuartal pertama 2026. Para analis dari Wedbush Securities menyebut acara WWDC ini sebagai momen yang tidak mengecewakan dan akhirnya menghadirkan strategi AI yang bisa melepaskan peluang monetisasi sesungguhnya.
Dengan Siri AI, Apple bukan hanya mengejar ketertinggalan dari Samsung dan Google, tetapi juga membuka babak baru persaingan asisten AI yang kini melibatkan tiga pemain besar sekaligus dalam satu perangkat.***