Sarvam AI Raih US$300 Juta, Startup AI Sovereign India Ini Dibesut Khosla Ventures dan HCLTech
Sarvam AI Raih US$300 Juta, Startup AI Sovereign India Ini Dibesut Khosla Ventures dan HCLTech
CLB.my.id - Sarvam, perusahaan AI full-stack asal India yang berfokus pada kedaulatan teknologi, mengumumkan putaran pendanaan Seri B senilai US$300 juta dengan valuasi pascainvestasi US$1,5 miliar. Putaran pertama telah mengamankan US$234 juta, dengan HCLTech menjadi investor strategis utama melalui injeksi US$150 juta.
Bessemer Venture Partners juga berpartisipasi dalam putaran ini, sementara dua investor existing, Khosla Ventures dan Peak XV Partners, kembali menyuntikkan dana. Pendanaan ini akan digunakan untuk mengembangkan model frontier berikutnya yang berfokus pada use-case agentic, coding, dan keamanan siber, serta memperluas akses komputasi berskala besar.
Model AI yang Diproduksi dari India untuk Dunia
Sarvam membangun teknologi di seluruh tumpukan AI, mulai dari infrastruktur training dan inference, riset model frontier, hingga go-to-market untuk enterprise, developer, dan pemerintah. Perusahaan ini sudah memiliki sejumlah model yang terbukti di lapangan.
Model Sarvam 105B diklaim mampu menyamai atau mengungguli model reasoning yang lebih besar dalam benchmark penalaran, pengetahuan, dan agentic. Sementara Sarvam 30B dioptimalkan untuk perangkat edge dan bisa berjalan di hardware konsumen. Ada pula Sarvam Vision yang mengkhususkan diri pada digitalisasi tulisan tangan dan dokumen berbahasa India, dengan lebih dari 35 juta halaman yang sudah didigitalisasi.
Dari sisi suara, model speech Sarvam mentranskripsi lebih dari 500.000 jam audio per bulan dan bekerja di berbagai kondisi kompleks di India. Platform percakapan mereka menangani lebih dari 2 juta interaksi per hari, angka yang berlipat ganda dalam dua bulan terakhir.
Dampak Nyata di Sektor Vital
Sarvam bukan sekadar perusahaan riset. Platform mereka sudah digunakan untuk kasus-kasus yang berdampak langsung pada kehidupan jutaan orang. Salah satunya adalah pengumpulan data berkualitas tinggi dari 17 juta petani untuk Kementerian Pertanian dan Kesejahteraan Petani India.
Di sektor asuransi, Sarvam mendukung proses perpanjangan polis berbiaya rendah untuk 45 juta pemegang polis melalui kampanye suara nasional. Platform agentic mereka juga menggerakkan tenaga penjualan sebanyak 350.000 orang untuk salah satu perusahaan fintech terbesar di India. Sementara platform inference memproses lebih dari 10 juta panggilan API per hari untuk developer di India, naik tiga kali lipat dalam tiga bulan terakhir.
Kemitraan Strategis dengan HCLTech
Investasi HCLTech bukan sekadar suntikan dana. Kemitraan ini dirancang untuk mempercepat pembangunan ekosistem AI sovereign yang kuat bagi India dan pasar global. HCLTech membawa keahlian transformasi enterprise, hubungan klien global, kekayaan intelektual perangkat lunak, serta kedalaman teknik yang akan disinergikan dengan riset model AI Sarvam.
“Investasi kami di Sarvam menandai langkah penting menuju pembangunan ekosistem AI India yang terpercaya dan kompetitif secara global,” kata C Vijayakumar, CEO dan Managing Director HCLTech. “Dengan menggabungkan riset model AI Sarvam dengan kehadiran global HCLTech, kami menciptakan platform AI full-stack yang berbeda untuk enterprise dan pemerintah.”
Visi dari India untuk Dunia
Co-founder Sarvam Pratyush Kumar menegaskan bahwa inovasi berbasis riset untuk menciptakan AI yang bekerja di skala India merupakan peluang yang sangat besar. “Itu berarti model yang memahami suara kami, membaca dokumen kami, dan menyajikan kecerdasan dengan biaya yang setiap enterprise dan pemerintah mampu,” ujarnya.
Co-founder lainnya, Vivek Raghavan, menambahkan bahwa ambisi mereka adalah menyebarkan teknologi ini secara luas di India, menciptakan nilai signifikan di berbagai sektor untuk warga negara, UMKM, enterprise, serta pemerintah pusat dan daerah.
Pankaj Mitra, Partner di Bessemer Venture Partners, menilai Sarvam sedang membangun dan mengimplementasikan platform AI sovereign India. “Pratyush dan Vivek telah menggabungkan kombinasi langka antara kedalaman riset, talenta teknik, dan kepercayaan institusional untuk memenuhi kebutuhan suara dan agentic India,” katanya.
Dengan valuasi US$1,5 miliar, Sarvam kini menjadi salah satu startup AI paling berharga di India dan menempatkan negara itu sebagai pesaing serius dalam perlombaan AI global, terutama di segmen yang membutuhkan pemahaman bahasa dan konteks lokal yang mendalam.