Review Shokz OpenDots Air: Earbuds Clip-On Terjangkau yang Tampil Mengejutkan
CLB.my.id - Shokz meluncurkan dua earbuds clip-on terbaru, OpenDots 2 dan OpenDots Air. Meski model flagship OpenDots 2 mendapat perhatian lebih, justru OpenDots Air yang lebih menarik perhatian berkat keseimbangan antara performa dan harga yang lebih masuk akal.
Desain dan Kenyamanan
OpenDots Air menggunakan desain clip-on yang menjepit bagian luar telinga, dengan speaker yang beristirahat di dalam saluran telinga tanpa menutupnya. Beratnya hanya 6,3 gram per earbud, sedikit lebih ringan dari OpenDots 2.
Material plastik ringan dengan lapisan silikon soft-skin membuat earbuds ini nyaman dipakai berjam-jam. Desain clip-on lebih praktis bagi pengguna kacamata dibandingkan earhook seperti Shokz OpenFit Pro, karena tidak mengganggu kacamata atau topi.
Earbuds bisa dipakai secara interchangeable antara telinga kiri dan kanan. Kontrol akan menyesuaikan secara otomatis sesuai posisi telinga. Rating IP55 memberikan ketahanan terhadap percikan air dan keringat, meski case pengisi dayanya tidak memiliki rating ketahanan air sama sekali.
Kualitas Suara
OpenDots Air tidak mendapat teknologi Bassphere 2.0 dan Dolby Audio yang tersedia di OpenDots 2. Perbedaan ini terasa saat membandingkan langsung, terutama pada bass yang kurang memiliki kedalaman dan kekuatan dibanding model flagship.
Namun, untuk earbuds open, kualitas suara OpenDots Air tetap impresif. Mode bass boost di aplikasi Shokz membantu meningkatkan respons bass untuk lagu-lagu yang lebih heavy. Untuk genre singer-songwriter yang lebih tenang, earbuds ini menampilkan vokal dan mid-range dengan sangat baik.
Kelemahan inherent desain open tetap ada: di lingkungan bising, suara bisa tenggelam oleh kebisingan sekitar. Tapi keunggulannya jelas saat berlari atau berjalan di luar, di mana pengguna tetap bisa mendengar lalu lintas di sekitarnya untuk keamanan.
Kualitas Panggilan dan Baterai
Tanpa mikrofon bone-conduction tambahan seperti di OpenDots 2, kualitas panggilan OpenDots Air masih cukup baik. Lawan bicara melaporkan suara yang sedikit tipis namun tetap jelas dan mudah dipahami.
Daya tahan baterai mencapai 9 jam untuk earbuds dan 36 jam total dengan case. Fitur quick charge memberikan 2 jam pemutaran dari pengisian 5 menit. Angka ini cukup solid untuk earbuds sekecil ini dan sesuai dengan klaim pabrikan.
Kontrol
OpenDots Air menggunakan kombinasi force sensor pada bagian belakang earbud dan ketukan pada stem yang melingkari telinga. Kontrol bisa dikustomisasi melalui aplikasi Shokz, termasuk volume dan aktivasi asisten suara. Kontrol ini mudah digunakan baik saat olahraga maupun penggunaan sehari-hari.
Layak Dibeli?
Dengan harga US$129, OpenDots Air menawarkan nilai yang sangat menarik. Penurunan dari OpenDots 2 terasa minor pada aspek terpenting, yaitu kualitas suara, sementara penghematan harganya cukup signifikan.
Bagi yang mencari earbuds clip-on open untuk olahraga dan penggunaan harian, OpenDots Air adalah pilihan yang sulit dikalahkan. Kompetitor seperti Soundcore AeroClip dan EarFun Clip ada di rentang harga serupa, tapi reputasi Shokz di dunia olahraga memberikan kepercayaan tambahan bagi atlet dan pengguna aktif.
Jika menginginkan kualitas suara terbaik di kategori clip-on, Bose Ultra Open Earbuds tetap di puncak. Tapi untuk keseimbangan performa, kenyamanan, dan harga, OpenDots Air layak mendapat perhatian serius.