Review MSI Claw 8 EX AI+: Handheld Gaming Pertama dengan Intel Arc G3 Extreme

Share
Review MSI Claw 8 EX AI+: Handheld Gaming Pertama dengan Intel Arc G3 Extreme

Review MSI Claw 8 EX AI+: Handheld Gaming Pertama dengan Intel Arc G3 Extreme, Tapi Harganya Menggigit

CLB.my.id - MSI Claw 8 EX AI+ hadir sebagai handheld gaming pertama di dunia yang ditenagai prosesor Intel Arc G3 Extreme, membawa peningkatan signifikan di performa grafis dan ergonomi.

CLB.my.id - MSI membawa Claw ke generasi berikutnya dengan meluncurkan Claw 8 EX AI+ di COMPUTEX 2026 di Taipei. Perangkat ini menjadi handheld gaming pertama di dunia yang menggunakan prosesor Intel Arc G3 Extreme, platform Intel pertama yang dioptimalkan khusus untuk gaming handheld. Hasinya terasa langsung saat pertama kali mencoba: permainan AAA berjalan jauh lebih mulus dibanding generasi sebelumnya.

Performa yang Terlihat di Lapangan

Dalam sesi hands-on terbatas, Battlefield 6 bisa berjalan di pengaturan medium dengan frame rate sekitar 50 FPS tanpa bantuan teknologi upscaling XeSS. Saat XeSS diaktifkan pada preset visual yang lebih tinggi, frame rate melonjak hingga ratusan FPS. Untuk F1 2025 di layar perangkat sendiri, pengaturan maksimal tanpa XeSS menghasilkan sekitar 40 FPS, sementara pengaturan medium stabil di 60 FPS.

Perlu dicatat bahwa angka ini berasal dari pengujian singkat di ruang pers yang ramai, bukan benchmark formal. Hasil akhir bisa berbeda saat unit review tersedia. Namun impresi awal menunjukkan bahwa Intel Arc G3 Extreme membawa lompatan nyata untuk gaming portabel.

Desain dan Ergonomi yang Diperbaiki

MSI tidak hanya mengganti prosesor. Pegangan perangkat didesain ulang dengan inspirasi dari kontroler Xbox, melebar ke luar untuk mengikuti kontur telapak tangan. Perubahan ini langsung terasa saat pertama kali menggenggam. Generasi sebelumnya terasa kotak di bagian pegangan, kini jauh lebih natural.

Perangkat ini juga sedikit lebih ringan dari pendahulunya. Warna “void purple” menjadi satu-satunya pilihan, dengan kilau metalik yang terlihat premium di bawah cahaya tertentu. Layar tetap 8 inci Full HD dengan refresh rate variabel hingga 120Hz, sama dengan generasi sebelumnya.

Upgrade Kontrol yang Layak Diapresiasi

MSI mengganti joystick dan pemicu dengan teknologi Hall Effect berbasis magnet, yang memberikan input lebih halus dan presisi. D-pad dikerjakan ulang dengan responsivitas lebih baik berkat mekanisme dome baru di dalamnya. Bumper juga mendapat penyegaran.

Perubahan lain yang tidak terlihat tapi terasa adalah motor linear baru untuk umpan haptic. Motor ini lebih senyap, mengonsumsi daya lebih rendah, dan memberikan getaran yang lebih bernuansa tergantung konteks permainan.

Fitur Lunak Baru

Di sisi perangkat lunak, MSI menambahkan dukungan XeSS 3 dan Multi-Frame Generation (MFG) untuk mengoptimalkan performa. Ada juga Xbox Mode yang memungkinkan peluncuran dan resume permainan secara lebih mulus, meniru pengalaman konsol.

Harga yang Menjadi Tembok Penghalang

Di sinilah masalah besar muncul. Perkiraan harga MSI Claw 8 EX AI+ adalah sekitar US$1.500 (sekitar Rp23 juta). Angka ini mendekati harga PC gaming yang jauh lebih bertenaga, dan beberapa kali lipat dari konsol game dedicated. Intel Arc G3 Extreme memang chip baru yang belum murah, dan krisis RAM global 2026 semakin mendorong harga naik.

Untuk gamer yang memprioritaskan portabilitas di atas segalanya, harga ini mungkin bisa dibenarkan. Tapi bagi kebanyakan gamer, uang sebanyak itu bisa mendapatkan laptop gaming atau PC desktop dengan performa lebih tinggi.

Model Lama Tetap Dijual

MSI akan tetap menjual Claw 8 AI+ berbasis Intel Lunar Lake sebagai alternatif lebih terjangkau. Ini memberi pilihan bagi yang tidak butuh performa Arc G3 Extreme tapi tetap menginginkan pengalaman handheld dari MSI.

Nama yang Perlu Dibenahi

Satu kritik yang muncul dari pengulas adalah konvensi penamaan MSI. “Claw 8 EX AI+” terasa berat dengan akronim yang tidak intuitif. “EX” merujuk ke G3 Extreme, “AI” hampir tidak relevan dengan fokus perangkat, dan “8” menunjukkan ukuran layar, bukan iterasi produk. Nama yang lebih sederhana dan mudah diingat akan sangat membantu.

Verdict Awal

MSI Claw 8 EX AI+ menunjukkan potensi besar sebagai handheld gaming premium berikutnya. Performa Intel Arc G3 Extreme terlihat menjanjikan, ergonomi benar-benar diperbaiki, dan fitur kontrol baru layak diapresiasi. Namun harga US$1.500 akan menjadi penghalang besar bagi mayoritas gamer. Perangkat ini akan diluncurkan pada 23 Juni 2026, dan review lengkap dengan benchmark resmi akan menentukan apakah investasi sebesar itu sepadan.


Read more