MSI Claw 8 EX AI+ dengan Intel Arc G3 Extreme: Handheld Gaming yang Akhirnya Bisa Saingi Steam Deck

Share
MSI Claw 8 EX AI+ dengan Intel Arc G3 Extreme: Handheld Gaming yang Akhirnya Bisa Saingi Steam Deck

MSI Claw 8 EX AI+ dengan Intel Arc G3 Extreme: Handheld Gaming yang Akhirnya Bisa Saingi Steam Deck

CLB.my.id - Intel selama ini bukan nama yang identik dengan gaming handheld. Dominasi AMD di segmen perangkat genggam gaming PC sudah berlangsung sejak Steam Deck pertama meluncur pada 2022. Tetapi MSI Claw 8 EX AI+ yang ditenagai chip Intel Arc G3 Extreme mengubah narasi tersebut secara dramatis.

Dalam sesi hands-on selama dua jam, perangkat ini menunjukkan performa 60 hingga 74 fps di Forza Horizon 6 pada resolusi 1200p dengan pengaturan medium. Angka itu dicapai dengan konsumsi daya sistem total hanya 43 watt, jauh lebih efisien dari kompetitor berbasis AMD. Setelah dua jam bermain, baterai 80 Wh masih tersisa 29 persen.

Spesifikasi dan Harga yang Perlu Diketahui

MSI Claw 8 EX AI+ hadir dengan layar 8 inci 120Hz VRR, baterai 80 watt-hour, dan joystick Hall effect yang tahan drift. Perangkat ini dijual seharga US$1.699,99 dan dijadwalkan meluncur pada 23 Juni 2026. Harga tersebut jelas bukan untuk semua orang, tetapi apa yang ditawarkan chip Intel Arc G3 Extreme di dalamnya belum pernah ada di handheld sebelumnya.

Chip ini berbasis arsitektur Panther Lake yang diproduksi dengan proses 18A Intel. Klaim Intel cukup berani: di wattage yang sama dengan AMD Z2 Extreme, Arc G3 Extreme menawarkan performa 42 persen lebih tinggi. Di wattage lebih rendah, chip ini bisa menghemat daya secara signifikan tanpa mengorbankan performa secara drastis.

Bukti di Lapangan: Forza Horizon 6 Jadi Benchmark

Perbandingan langsung dilakukan dengan empat perangkat berbeda memainkan Forza Horizon 6. Steam Deck menampilkan performa yang tidak bisa dimainkan secara nyaman di 800p dengan pengaturan terendah. Xbox Ally X mencapai sekitar 50 fps di 1080p. MSI Claw generasi sebelumnya dengan chip Lunar Lake Intel bermain di 40 hingga 45 fps pada 1200p dengan pengaturan maksimal.

MSI Claw 8 EX AI+ dengan Arc G3 Extreme melampaui semuanya. Angka 60 hingga 74 fps di 1200p tanpa frame generation adalah lompatan nyata. Intel juga menunjukkan Battlefield 6 berjalan 110 hingga 140 fps dengan 4X frame generation pada TDP 25W, dengan konsumsi daya total hanya 38W yang mengindikasikan sekitar dua jam gameplay penuh dari baterai 80 Wh.

Yang membuat angka-angka ini istimewa bukan hanya performanya, tetapi efisiensinya. Handheld Windows selama ini mengorbankan daya tahan baterai demi performa. ROG Ally X misalnya, harus memasang baterai 80 Wh hanya untuk mencapai tiga jam gameplay berat. Dengan Arc G3 Extreme, MSI berhasil menyeimbangkan keduanya.

Desain dan Kenyamanan

MSI Claw 8 EX AI+ disebut sebagai handheld paling nyaman yang pernah dipegang oleh pengulas The Verge. Bobotnya terdistribusi dengan baik, dan tekstur grip yang sangat mencengkeram membuat perangkat tidak licin meski digenggam dalam waktu lama. Bagian pegangan yang besar mirip dengan Xbox Ally X memberikan kenyamanan ekstra.

Joystick Hall effect adalah fitur yang sangat disambut baik mengingat masalah drift yang menghantui banyak handheld. D-pad 8 arah terasa sangat clicky, dan beberapa tombol memang terasa sedikit murah, tetapi secara keseluruhan kontrolnya fungsional dan layak untuk perangkat engineering sample.

Kekurangan yang terlihat adalah kualitas bumper yang terasa agak kosong, serta tombol dan trigger yang masih punya feel sedikit murah seperti generasi Claw sebelumnya. Namun ini adalah unit pra-produksi, dan perubahan kecil mungkin masih dilakukan sebelum peluncuran resmi.

Persaingan dengan Kompetitor

Steam Deck OLED senilai US$549 tetap menawarkan kombinasi harga dan efisiensi yang sulit dikalahkan. Xbox Ally X di US$1.000 punya ekosistem Xbox yang kuat dan ergonomi yang baik. Tetapi MSI Claw 8 EX AI+ bermain di level berbeda soal performa murni.

Harga US$1.700 memang mahal. Itu 70 persen lebih mahal dari Xbox Ally X untuk peningkatan performa rata-rata 42 persen. Rasio harga-performa memang bukan yang terbaik. Tetapi bagi pengguna yang menginginkan handheld Windows tercepat dan paling efisien saat ini, tidak ada pilihan lain yang bisa menandingi Arc G3 Extreme.

Apakah Intel Akan Mendominasi Handheld?

Pertanyaan besarnya adalah apakah chip ini akan mengubah lanskap gaming handheld secara permanen. Jika Arc G3 Extreme bisa mempertahankan performa dan efisiensinya di perangkat dari berbagai produsen, AMD bisa kehilangan posisinya sebagai pilihan default untuk handheld gaming.

Namun harga tetap menjadi hambatan utama. Kenaikan harga akibat krisis pasokan memori yang dijuluki RAMageddon membuat perangkat gaming semakin mahal. MSI Claw 8 EX AI+ bukan pengecualian. Jika Intel dan mitranya bisa menekan harga di generasi berikutnya, barulah revolusi handheld yang sesungguhnya bisa terjadi.

Untuk saat ini, MSI Claw 8 EX AI+ adalah bukti bahwa era baru handheld gaming sudah dimulai. Intel akhirnya punya chip yang layak dibanggakan di segmen portable, dan MSI berhasil mengemasnya dalam perangkat yang nyaman digunakan. Pertanyaannya tinggal: apakah kamu siap membayar US$1.700 untuk itu?***

Read more