LEGO Pokémon Smart Play: Bisa Latihan dan Bertarung, Tapi Pikachu Tidak Bisa Bilang Namanya Sendiri
LEGO Pokémon Smart Play: Bisa Latihan dan Bertarung, Tapi Pikachu Tidak Bisa Bilang Namanya Sendiri
CLB.my.id - LEGO dan The Pokémon Company mengumumkan 12 set baru LEGO Pokémon Smart Play yang akan diluncurkan pada 1 Agustus 2026. Set ini menghadirkan mekanisme pertarungan dan pelatihan yang lebih kompleks dari generasi sebelumnya, tetapi ada satu kekurangan yang cukup mengecewakan para penggemar.
Setelah set Star Wars pertama yang diluncurkan Maret lalu mendapat kritik karena fitur interaktifnya yang terbatas, LEGO kini membawa teknologi Smart Brick ke ranah Pokémon dengan peningkatan signifikan. Anak-anak kini bisa melatih, memberi makan, dan mengadu Pokémon mereka secara langsung.
Mekanisme Pertarungan yang Menarik
Sistem pertarungan bekerja dengan cara yang intuitif. Menggoyangkan dua figur Pokémon yang terhubung ke Smart Brick akan memicu mode pertarungan dengan musik 8-bit. Anak-anak bisa menyerang dengan dorongan cepat, mengisi daya untuk serangan kuat dengan menahan figur ke belakang, atau menghindar dengan menarik figur mundur.
Ada kedalaman strategi di balik kesederhanaan ini. Setiap Pokémon memiliki kekuatan bawaan yang berbeda, Mewtwo secara alami lebih kuat dari Pikachu. Keunggulan tipe juga berlaku, Squirtle akan lebih sering mengalahkan Charmander. Informasi tipe dan nomor Pokédex tersimpan di Smart Tag yang tersembunyi di dalam tubuh figur.
Sistem Pelatihan yang Tidak Permanen
Fitur pelatihan memungkinkan anak-anak meningkatkan kekuatan Pokémon mereka. Cukup ketuk figur pada tag pelatihan, lalu arahkan ke target atau goyangkan di udara. Akselerometer di dalam Smart Brick mendeteksi gerakan dan menaikkan level Pokémon untuk pertarungan berikutnya.
Namun, pelatihan ini tidak permanen. Semua progres akan hilang saat Smart Brick dilepas dari figur atau baterai habis. LEGO mengatakan ini adalah desain yang disengaja, karena dalam pengujian mereka anak-anak justru menikmati mengulang proses pelatihan dari awal. Meskipun kemungkinan besar keterbatasan teknologi Smart Brick juga menjadi faktor.
12 Set dengan Harga Beragam
Dari 12 set yang diumumkan, hanya dua yang termasuk kategori “all-in-one” dengan Smart Brick dan charger di dalamnya. Set Pikachu dengan rumah pohon dijual US$69,99, sementara set pertarungan Charizard melawan Jolteon seharga US$119,99 yang sudah termasuk dua Smart Brick.
Sepuluh set lainnya masuk kategori “compatible” yang hanya menyertakan Smart Tag tanpa Smart Brick. Harganya mulai dari US$14,99 untuk Jigglypuff hingga US$89,99 untuk pertarungan Cubone melawan Gengar. Jumlah kepingan berkisar dari 88 hingga 831 buah.
Mengapa Pokémon Tidak Bisa Menyebut Nama Sendiri?
Kekecewaan terbesar dari set ini adalah ketiadaan suara khas Pokémon. Pikachu tidak mengatakan “pika pika”, dan tidak ada Pokémon yang mengeluarkan suara khas dari game atau anime. Sebagai gantinya, mereka menghasilkan suara generik seperti efek listrik untuk Pikachu atau gemericik air untuk Lapras.
Alasannya cukup unik. Smart Brick menggunakan sintesis real-time mirip MIDI dengan memori yang sangat terbatas. LEGO harus berhemat dalam memilih efek suara. Tapi ada alasan yang lebih praktis: nama Pokémon berbeda di setiap negara. Squirtle disebut Zenigame di Jepang. Karena Smart Brick tidak bisa dilokalisasi, LEGO memilih suara generik yang konsisten di seluruh dunia.
Langkah Maju yang Belum Sempurna
Secara keseluruhan, set Pokémon Smart Play menunjukkan peningkatan yang jelas dari generasi Star Wars. Mekanisme pertarungan menambah kedalaman permainan yang layar-bebas dan mendorong kreativitas. Namun, LEGO masih belum mengimplementasikan beberapa fitur canggih yang pernah ditunjukkan di CES, seperti interaksi yang berubah berdasarkan posisi presisi karakter dan tag.
Pre-order sudah dibuka di LEGO.com dan set akan tersedia mulai 1 Agustus 2026 di pasar peluncuran termasuk AS, Inggris, Jerman, Prancis, Polandia, dan Australia. Smart Brick yang sudah ada dari set Star Wars mungkin memerlukan pembaruan firmware melalui aplikasi LEGO SMART Assist untuk bisa digunakan dengan set Pokémon baru.
Bagi pembeli di Indonesia, set LEGO Pokémon ini kemungkinan akan tersedia melalui retailer resmi LEGO di beberapa kota besar. Harga lokal biasanya lebih tinggi dari harga AS karena biaya impor dan pajak. Set Pikachu seharga US$69,99 misalnya, kemungkinan akan dijual di kisaran Rp1,2 juta hingga Rp1,5 juta.
LEGO juga mengumumkan kolaborasi dengan Pokémon GO yang akan berlangsung pada Agustus hingga September 2026. Beberapa LEGO Store di pasar peluncuran akan berfungsi sebagai PokéStop dan Gym dalam game, dan penggemar bisa mendapatkan hadiah eksklusif termasuk LEGO SMART Tag digital.***