Imbue Kantongi US$200 Juta dari NVIDIA dan Eric Schmidt, Bidik AI yang Bisa Berpikir dan Ngoding
Imbue Kantongi US$200 Juta dari NVIDIA dan Eric Schmidt, Bidik AI yang Bisa Berpikir dan Ngoding
CLB.my.id - Startup AI yang dulunya bernama Generally Intelligent ini resmi mengubah namanya menjadi Imbue sekaligus mengumumkan putaran pendanaan Seri B senilai US$200 juta dengan valuasi di atas US$1 miliar. Nama besar seperti NVIDIA, Astera Institute, CEO Cruise Kyle Vogt, hingga co-founder Notion Simon Last ikut meramaikan daftar investor.
Tidak berhenti di situ, Imbue juga mengantongi tambahan dana US$12 juta dari Alexa Fund dan Eric Schmidt, mantan CEO Google yang kini menjabat Executive Chairman Alphabet. Total suntikan modal segar yang dikumpulkan dalam putaran ini mencapai US$212 juta.
Fokus pada AI yang Bisa Alasan
Berbeda dari kebanyakan startup AI yang mengejar chatbot atau generator konten, Imbue punya ambisi berbeda: membangun sistem AI yang mampu bernalar secara mendalam. Menurut perusahaan, reasoning atau kemampuan bernalar adalah hambatan utama yang harus dipecahkan agar agen AI benar-benar bisa bekerja di dunia nyata.
“Kami ingin menyalakan kembali mimpi komputer pribadi, di mana komputer benar-benar menjadi alat cerdas yang memberi kita kebebasan, martabat, dan kemampuan untuk melakukan hal-hal yang kita cintai,” tulis Imbue dalam blog resminya.
Strategi Imbue dibangun di atas lima pilar utama. Pertama, mereka melatih model proprietari berukuran sangat besar, lebih dari 100 miliar parameter, yang dioptimalkan khusus untuk reasoning. Proses pelatihan ini diperkuat oleh klaster sekitar 10.000 GPU NVIDIA H100 yang memungkinkan iterasi sangat cepat.
Kedua, Imbue membangun agen AI untuk penggunaan internal, terutama di bidang coding. Ketiga, mereka mendesain ulang antarmuka manusia-komputer agar agen lebih mudah dipercaya dan dikolaborasikan. Keempat, perusahaan mengembangkan alat internal canggih seperti CARBS untuk tuning hyperparameter otomatis. Kelima, mereka melakukan riset fundamental tentang deep learning untuk menciptakan model yang robust dan aman.
Strategi Coding-First
Pilihan Imbue untuk fokus pada agen coding bukan tanpa alasan. Perusahaan menilai coding adalah cara paling efektif untuk melatih kemampuan bernalar AI karena kode bersifat objektif, apakah berhasil atau gagal bisa diuji secara langsung. Selain itu, coding juga merupakan cara yang sangat kuat bagi agen untuk mengambil tindakan nyata, seperti menulis query SQL atau menyelesaikan tugas kompleks lainnya.
“Kami membangun agen coding bukan untuk dirilis ke publik saat ini, tetapi untuk mendorong model kami ke arah yang lebih berguna,” jelas Imbue. Pendekatan ini juga mempercepat riset dan rekayasa internal perusahaan, sekaligus menjadi prototipe organisasi masa depan yang diperkuat AI.
Visi Jangka Panjang: Komputer yang Benar-Benar Pribadi
Visi akhir Imbue adalah membangun komputer yang memahami tujuan pengguna dan bekerja secara proaktif di latar belakang, sehingga manusia tidak lagi terpaku pada layar. Perusahaan membayangkan masa depan di mana orang bebas mengeksplorasi rasa ingin tahu, menemukan hukum alam semesta, menciptakan karya seni, atau sekadar menikmati hidup.
Dalam hal keamanan, Imbue memperlakukan safety sebagai hasil dari rekayasa, pemahaman, dan regulasi. Agen mereka dirancang untuk bernalar dalam bahasa alami dan dikondisikan oleh tujuan pengguna akhir, bukan oleh tujuan internal sistem.
Perubahan nama dari Generally Intelligent menjadi Imbue sendiri mencerminkan misi baru perusahaan: “mengisi komputer dengan kecerdasan dan nilai-nilai kemanusiaan.” Dengan dukungan dana segar dan investor caliber tinggi, Imbue kini berada di posisi yang kuat untuk mewujudkan ambisi tersebut di tengah persaingan sengit industri AI global.