Asus ROG Strix Scar 18: Teknologi ELMB yang Bisa Membuat Monitor Lain Terasa Biasa

Share
Asus ROG Strix Scar 18: Teknologi ELMB yang Bisa Membuat Monitor Lain Terasa Biasa

CLB.my.id - Asus ROG Strix Scar 18 hadir dengan teknologi layar yang bisa membuat monitor lain terasa biasa saja. Laptop gaming 18 inci ini memamerkan teknologi Extreme Low Motion Blur (ELMB) pada panel Mini LED 4K 240Hz yang menghasilkan kejernihan gerakan setara CRT tanpa kekurangan metode konvensional.

Diuji langsung menjelang Computex 2026, ROG Strix Scar 18 bukan sekadar laptop gaming kelas atas dari sisi spesifikasi. Perangkat ini membuktikan bahwa panel LCD masih punya ruang untuk berinovasi, bahkan mampu mengalahkan OLED dalam hal kejernihan gerakan.

Spesifikasi Monster di Balik Layar ELMB

Di balik layar 18 incinya, Asus membenamkan Intel Core Ultra 9 290HX dengan 24 inti, GPU NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop, dan RAM hingga 128 GB. Model yang diuji memiliki penyimpanan 4 TB SSD.

Panel Mini LED-nya memiliki lebih dari 2.000 zona peredupan dan kecerahan puncak HDR hingga 1.600 nits. Resolusi 4K (3840x2160) dengan refresh rate 240Hz dan finishing matte anti-silau membuat spesifikasi layar ini terdengar berlebihan untuk ukuran laptop, tetapi justru di situlah keunggulan utamanya.

Cara Kerja ELMB yang Mengalahkan BFI

Teknologi ELMB bekerja dengan cara yang berbeda dari metode pengurangan motion blur konvensional. Saat mode HDR dimatikan, ELMB memanfaatkan zona peredupan Mini LED untuk membagi layar menjadi pita horizontal, lalu me-refresh setiap baris secara sangat cepat, mirip cara kerja CRT klasik.

Keunggulan utama ELMB dibanding Black Frame Insertion (BFI) adalah tidak adanya flicker atau kedipan yang mengganggu. BFI memang bisa mengurangi motion blur, tetapi efek sampingnya berupa penurunan kecerahan dan kedipan yang bisa membuat mata cepat lelah. ELMB mencapai hasil serupa tanpa kedua kekurangan tersebut.

Hasilnya adalah gambar yang sangat jernih dengan hampir tanpa motion blur selama aksi cepat di game. Klaim ini bukan sekadar marketing, karena pengujian langsung membuktikan perbedaan yang signifikan.

Pengujian Game: Cyberpunk 2077 hingga Counter-Strike 2

Dalam pengujian game, ROG Strix Scar 18 menunjukkan performa yang mengesankan. Cyberpunk 2077 berjalan di resolusi 4K dengan setting Ultra dan ray tracing aktif pada sekitar 45 fps dengan DLSS Balanced. Performa naik ke sekitar 70 fps dengan DLSS Ultra Performance.

Untuk game kompetitif, Counter-Strike 2 bisa berjalan di setting tinggi dengan 180 hingga 200 fps. Game seperti League of Legends dan judul esports lainnya akan mendapat manfaat paling besar dari teknologi ELMB karena kejernihan gerakan sangat krusial untuk respons cepat di level kompetitif.

ELMB vs OLED: Siapa yang Menang?

Asus melakukan pengujian perbandingan menggunakan standar Blur Busters untuk membuktikan keunggulan ELMB. Hasilnya cukup mengejutkan.

Pada uji Dota 2, karakter nama dan health bar di layar ELMB terlihat “sangat jernih”. Saat ELMB dimatikan pada layar 240Hz biasa, detail menjadi “terlihat lebih kabur secara nyata.”

Pada uji UFO yang lebih ketat, ELMB berhasil menampilkan tiga mata alien dan detail UFO dengan sempurna. Sebagai perbandingan, Asus ROG Zephyrus G14 dengan OLED 120Hz menampilkan detail yang kabur. Monitor desktop Asus ROG Swift PG27UCDM dengan OLED 4K/240Hz juga gagal menampilkan mata alien secara jelas. HP Omen Max 16 dengan OLED 240Hz mendekati hasil ELMB tetapi masih ada sedikit blur.

“Bukan berarti Zephyrus buruk untuk gaming aksi cepat, tetapi layar ELMB ROG Strix Scar 18 lebih unggul di aspek ini,” demikian kesimpulan pengujian.

Mengapa Mini LED dan Bukan OLED?

Alasan laptop gaming 18 inci harus menggunakan Mini LED sebenarnya cukup sederhana: tidak ada pemasok yang membuat panel OLED berukuran 18 inci. Asus, Razer, Alienware, dan produsen lainnya semua menggunakan variasi LCD untuk laptop gaming 18 inci mereka.

Masing-masing produsen mencoba membedakan produk mereka dengan fitur unik. Razer Blade 18 memiliki layar dual-mode yang bisa beralih dari 4K/240Hz ke 1200p/440Hz. Alienware 18 Area-51 punya refresh rate native 300Hz. Kini Asus ROG Strix Scar 18 hadir dengan ELMB sebagai pembeda utama.

Teknologi serupa dari NVIDIA, yaitu G-Sync Pulsar, sudah ada tetapi saat ini terbatas pada beberapa monitor desktop 27 inci beresolusi 2.5K/360Hz. Belum ada konfirmasi apakah teknologi ini akan hadir di panel laptop.

Harga yang Membuat Tercengang

Seperti laptop gaming kelas atas lainnya, ROG Strix Scar 18 bukan untuk semua orang. Model tahun lalu dengan RTX 5090, Intel Core Ultra 9 275HX, RAM 32 GB, dan SSD 2 TB masih dijual seharga 4.500 dolar AS, dan itu tanpa teknologi ELMB.

Model dengan spesifikasi penuh termasuk ELMB diperkirakan akan dijual seharga 6.000 hingga 7.000 dolar AS. Ini menjadikannya salah satu laptop gaming termahal di pasaran, tetapi bagi gamer kompetitif yang menginginkan kejernihan gerakan absolut, ELMB membuktikan bahwa LCD belum habis melawan OLED.***

Read more